Senin, 18 Oktober 2010

ketika

Ketika aku kanak-kanak
aku berakata -kata seperti kanak-kanak

Aku merasa seperti kanak-kanak
Aku berpikir seperti kanak-kanak

Sekarang sesudah aku menjadi dewasa,
aku meninggalkan sifat kanak-kanak itu.

Karena sekarang kita melihat dalam cermin
suatu gambaran yang samar-samar,
tetapi nanti kita akan melihat muka dengan muka.

Sekarang aku hanya mengenal dengan tidak sempurna
Tetapi nanti aku akan mengenal dengan sempurna seperti aku sendiri dikenal ...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar