Yup, detik ini, menit ini, hari ini.
itu yang aku rasakan gundah gulana, kayak Gundala tanpa kekuatannya.
di kantor hari ini sepi, tidak seperti biasanya rame, penjualan produk kami lagi mengalami musim sepi.
(malah curhat).
well, di depan meja kerjaku ada dua orang wanita tepatnya mungkin mereka adalah dua ibu muda yang baru punya anak, mereka asik ngerumpi tentang tingkah pola anak mereka yang usianya belum menginjak 1 tahun, yah wajarlah mereka punya "mainan" yang masih baru yang belum pernah mereka dapatkan di dunia ini.
Di sebelahku kepala HRD/CEO yang mengeluh karena sakit giginya yang membuat beliau tidak bisa tidur semalaman suntuk, dan bawaanya hanya marah-marah. Lengkap sudah dengan lalat-lalat yang mulai beranak pinak ratusan jumlahnya. satu persatu terbang kesana kemari mencari alamat, membisikan sesuatu ke telingaku dengan desis sayapnya yang fals. Dan aku sibuk dengan ayunan-ayunan tanganku siap menggencet binatang kecil itu yang kotornya 11:12 sama kecoa. Di tambah lagi dengan hujan dan temannya yang bernama dingin melengkapi dengan hidung yang meler karena dingin bergabung dengan AC di dalam kantor yang dinginnya sungguh tak wajar. Rabu kelabu abu-abu. Bersambung dulu ah....
foto, sajak dan kamu
sebagian kecil dari dunia seni yang tercantum didalamnya.
Selasa, 17 Januari 2012
ujung akhir
maaf sayang ini tidak akan lama
ini juga tidak akan menyakitkan
dunia kita berbeda
dan kamu tidak bisa menerima duniaku
padahal aku sendiri bisa menerima duniamu yang penuh suasana religi.
ah sudahlah, aku janji tidak akan lama-lama.
sampai jumpa di musim panas berikutnya.
Senin, 03 Oktober 2011
romansa asam, manis dan pahit
asamnya asam semacam daging ayam yang asam
yang dimasak setengah matang.
manisnya manis gulali manis-manisnya berlapis-lapis
yang membuat mulut dan lidah serasa bergoyang.
pahitnya daun kemangi yang namanya seakan wangi
yang dicampur di adonan di olah sedemikian tak hambar.
aku mencintaimu bukan dengan ketidak pastian seperti asam, manis dan pahit
aku mencintaimu karena aku tidak memilih ketiga-tiganya
dan
aku mencintaimu karena ....
yang dimasak setengah matang.
manisnya manis gulali manis-manisnya berlapis-lapis
yang membuat mulut dan lidah serasa bergoyang.
pahitnya daun kemangi yang namanya seakan wangi
yang dicampur di adonan di olah sedemikian tak hambar.
aku mencintaimu bukan dengan ketidak pastian seperti asam, manis dan pahit
aku mencintaimu karena aku tidak memilih ketiga-tiganya
dan
aku mencintaimu karena ....
Rabu, 21 September 2011
tampar aku!
tampar aku Tuhan ...
hampir saja si bosan berhasil membuatku terjatuh.
diajaknya ke kota jenuh dan semua berbagai merek jenuh.
ditawarkan ciumannya, ditawarkan tubuhnya, ditawarkan kehangatan pagi siang dan malam.
terperanjat aku kemudian menyadarinya
hiruk pikuknya membuat aku risih.
hingar bingarnya membuat aku diam.
kemudian aku bangkit kemudian aku bergegas ke desa setia.
dan tinggal disana untuk sementara.
hampir saja si bosan berhasil membuatku terjatuh.
diajaknya ke kota jenuh dan semua berbagai merek jenuh.
ditawarkan ciumannya, ditawarkan tubuhnya, ditawarkan kehangatan pagi siang dan malam.
terperanjat aku kemudian menyadarinya
hiruk pikuknya membuat aku risih.
hingar bingarnya membuat aku diam.
kemudian aku bangkit kemudian aku bergegas ke desa setia.
dan tinggal disana untuk sementara.
Minggu, 07 Agustus 2011
aku jatuh hati!
"setelah lamanya hati ini mati rasa
akhirnya aku kembali jatuh hati!"
ujarku polos kepada Tuhan sekaligus tempatku curhat!
Minggu, 01 Mei 2011
Langganan:
Komentar (Atom)